Madagascar - 3 Dub Indo |work|
Madagascar 3: Petualangan Lagi
Dalam film Madagascar 3: Europe's Most Wanted, kita kembali bersama dengan karakter-karakter favorit kita, yaitu Alex si singa, Marty si zebra, Melman si jerapah, Gloria si kuda nil, dan King Julian si lemur.
Setelah petualangan mereka di Madagaskar, mereka kini berada di Afrika Selatan, di mana mereka bergabung dengan sirkus yang dikelola oleh seorang pelatih sirku yang baik hati bernama Vitaly.
Vitaly memiliki impian untuk membuat sirkusnya menjadi yang terbaik di Eropa, dan dia percaya bahwa dengan bantuan dari hewan-hewan Afrika, dia dapat mencapainya.
Namun, tidak lama kemudian, mereka mengetahui bahwa sirkus mereka sedang dalam bahaya karena akan diambil alih oleh seorang pelatih sirku yang kejam dan licik bernama Stefano.
Stefano memiliki rencana untuk menggabungkan sirkusnya dengan sirkus lainnya dan menciptakan sebuah pertunjukan yang spektakuler, tetapi dengan cara yang tidak etis.
Alex dan teman-temannya harus bekerja sama untuk menghentikan Stefano dan menyelamatkan sirkus mereka. Dalam perjalanan mereka, mereka juga belajar tentang kerja sama, persahabatan, dan arti dari menjadi sebuah keluarga.
Dub Indonesia
Dalam versi Dub Indo, film ini dihadirkan dengan suara-suara yang familiar bagi penonton Indonesia. Alex si singa dubbed oleh aktor suara terkenal, Fendy Pandugo, sementara Marty si zebra dubbed oleh aktor suara muda, Kemal Idris.
Melman si jerapah dubbed oleh aktor suara senior, Sutan Usman, sementara Gloria si kuda nil dubbed oleh aktris suara cantik, Ayu Laksmi.
King Julian si lemur, yang merupakan karakter paling lucu dan menggemaskan, dubbed oleh aktor suara muda, Brandon Bramantyo.
Dengan dubbing yang berkualitas dan cerita yang menarik, Madagascar 3: Europe's Most Wanted dalam versi Dub Indo menjadi tontonan yang sangat menyenangkan bagi penonton Indonesia.
Kesimpulan
Madagascar 3: Europe's Most Wanted dalam versi Dub Indo adalah film animasi yang sangat menyenangkan dan menarik. Dengan cerita yang seru, karakter-karakter yang menggemaskan, dan dubbing yang berkualitas, film ini sangat cocok untuk ditonton oleh keluarga, anak-anak, dan semua orang yang suka dengan film animasi.
Jadi, jika kamu belum menonton film ini, ayo segera tonton dan nikmati petualangan seru bersama Alex, Marty, Melman, Gloria, dan King Julian! Madagascar 3 Dub Indo
Madagascar 3: Europe's Most Wanted (lebih dikenal sebagai Madagascar 3 Dub Indo) adalah salah satu film animasi terpopuler dari DreamWorks yang menghadirkan petualangan seru Alex sang Singa dan kawan-kawannya di benua Eropa. Versi sulih suara bahasa Indonesia (dubbing) film ini sangat istimewa karena melibatkan jajaran selebriti ternama tanah air sebagai pengisi suaranya. Daftar Pengisi Suara (Dub Indo)
Versi dubbing Indonesia untuk film ini pertama kali ditayangkan di saluran HBO Indonesia pada 8 Agustus 2013, bertepatan dengan libur Hari Raya Idul Fitri. Berikut adalah daftar artis Indonesia yang mengisi suara karakter ikonik di film ini:
Indra Bekti sebagai Alex the Lion (aslinya diisi oleh Ben Stiller). Kemal Mochtar sebagai Marty the Zebra. Pandji Pragiwaksono sebagai Melman the Giraffe. Regina Ivanova sebagai Gloria the Hippo. Aryo Wahab sebagai Vitaly the Tiger. Fitri Tropica sebagai Captain Chantel DuBois. Robby Purba sebagai King Julien. Sinopsis Cerita
Dalam seri ketiga ini, Alex, Marty, Melman, dan Gloria masih berusaha keras untuk kembali ke rumah mereka di kebun binatang Central Park, New York. Perjalanan mereka membawa mereka ke Monte Carlo untuk mencari para penguin yang sedang asyik bermain di kasino.
Namun, mereka justru menjadi buruan Captain Chantel DuBois, seorang petugas pengawas hewan yang sangat obsesif dan kejam. Untuk melarikan diri, rombongan hewan ini memutuskan untuk bergabung dengan sebuah sirkus keliling Eropa yang sedang kesulitan. Di sana, mereka bertemu dengan teman-teman baru seperti Vitaly sang macan pemberani, Gia sang jaguar, dan Stefano si singa laut. Tempat Menonton Secara Legal
Bagi Anda yang ingin menyaksikan petualangan seru ini dengan kualitas terbaik, berikut adalah beberapa platform yang menyediakannya:
Di sebuah kebun binatang di New York, Alex si Singa, Marty si Zebra, Melman si Jerapah, dan Gloria si Kuda Nil merasa rindu rumah. Namun, rumah yang mereka tuju bukanlah hutan Afrika, melainkan gemerlapnya lampu kota New York. Masalahnya, mereka masih terdampar jauh dari sana.
"Kita harus temukan para penguin!" seru Alex dengan suara mantap (diisi oleh dubber Indonesia dengan nada yang berwibawa namun jenaka).
Petualangan membawa mereka ke Eropa, di mana mereka dikejar oleh Chantal DuBois, seorang petugas kontrol hewan asal Prancis yang sangat terobsesi menangkap kepala singa. Dalam pelarian yang menegangkan namun penuh komedi, rombongan ini menyelinap masuk ke sebuah kereta sirkus yang sedang keliling Eropa.
Untuk bisa ikut, Alex berbohong bahwa mereka adalah bagian dari "Sirkus Amerika". Di sana, mereka bertemu karakter baru seperti Vitaly si Macan tangguh, Gia si Jaguar yang cantik, dan Stefano si Singa Laut yang polos.
Dalam versi Dub Indo, dialog antara Stefano dan Marty menjadi bagian favorit penonton. "Kawan, kita ini keluarga sirkus sekarang!" ucap Stefano dengan logat yang lucu, membuat suasana semakin akrab bagi penonton lokal.
Puncaknya adalah saat mereka menyadari bahwa sirkus tersebut sedang sekarat. Alex dan kawan-kawan menggunakan kreativitas mereka untuk mengubah pertunjukan tradisional menjadi sirkus modern yang penuh warna, lampu neon, dan aksi akrobatik luar biasa diiringi lagu "Afro Circus".
Meskipun akhirnya mereka sampai di New York, Alex menyadari bahwa "rumah" sejati bukanlah kandang di kebun binatang, melainkan kebebasan dan persahabatan di bawah tenda sirkus. Mereka pun memilih untuk terus berkeliling dunia, membawa tawa bagi semua orang, termasuk anak-anak di Indonesia yang menyaksikan kisah mereka di layar kaca.
Apakah kamu ingin tahu daftar pengisi suara resmi untuk versi dubbing Indonesia atau sedang mencari link menonton yang legal? Madagascar 3: Petualangan Lagi Dalam film Madagascar 3:
Madagascar 3: Europe's Most Wanted (Indonesian Dub) Madagascar 3: Europe's Most Wanted
features a special Indonesian dub that premiered on HBO Indonesia on August 8, 2013, to celebrate the Idul Fitri holiday. This version is unique because it features a "Celebrity Dub" cast, where popular Indonesian entertainers replaced the original Hollywood voices. Indonesian Celebrity Voice Cast
The Indonesian version brought together a mix of presenters, singers, and comedians to voice the iconic Central Park Zoo animals and their new circus friends: Alex the Lion: Voiced by Indra Bekti (originally Ben Stiller). Marty the Zebra: Voiced by Kemal Mochtar (originally Chris Rock). Melman the Giraffe: Voiced by Pandji Pragiwaksono (originally David Schwimmer). Gloria the Hippopotamus: Voiced by Regina Ivanova (originally Jada Pinkett Smith). King Julien: Voiced by Robby Purba (originally Sacha Baron Cohen). Captain Chantel DuBois: Voiced by Fitri Tropica (originally Frances McDormand). Vitaly the Tiger: Voiced by Aryo Wahab (originally Bryan Cranston). Movie Plot Summary
In this third installment, Alex and his friends are still trying to return to New York City's Central Park Zoo. Their journey takes them through Europe, where they are relentlessly pursued by the fanatical French Animal Control officer, Captain Chantel DuBois. To hide, they join a struggling traveling circus and reinvent it in "Madagascar style" with high-flying acts and vibrant performances. Where to Watch
While the celebrity dub was a special event for HBO Asia, you can often find the Indonesian dubbed version through the following platforms:
Title: More Than a Translation: How the Indonesian Dub of Madagascar 3 Created a Cultural Phenomenon
In the landscape of animated cinema, dubbing is often viewed as a necessary evil—a functional bridge to make Hollywood content accessible to non-English speakers. However, the Indonesian dub (commonly referred to as “Indo dub”) of DreamWorks’ Madagascar 3: Europe’s Most Wanted transcends this basic utility. It is widely regarded by Indonesian fans not as a mere translation, but as a standalone comedic masterpiece that, for many, surpasses the original English version. Through its fearless localization, celebrity voice casting, and the organic spread of its catchphrases, the Madagascar 3 Indo dub represents a unique case study in how dubbing can actively reshape pop culture.
The most striking characteristic of the Indo dub is its aggressive yet endearing approach to localization. Unlike standard dubs that strive for literal accuracy, the Indonesian script took significant creative liberties. It injected local slang (bahasa gaul), regional dialects, and humor that resonates specifically with an Indonesian audience. Jokes that might fall flat in English were replaced with references familiar to local viewers. For instance, the manic energy of the penguins was amplified using rapid-fire Indonesian colloquialisms, while Vitaly the tiger’s tragic backstory was delivered with a dramatic flair borrowed from Indonesian sinetron (soap operas). This process did not betray the original film; rather, it re-contextualized it, proving that a story about a lion, zebra, hippo, and giraffe could feel authentically, riotously Indonesian.
Central to the success of this dub was the casting of local comedian and actor Soleh Solihun as the voice of King Julien. While Sacha Baron Cohen’s original performance is undeniably iconic, Soleh Solihun transformed the lemur into a distinctly Indonesian character. He abandoned a generic cartoon voice in favor of a performance dripping with Betawi (Jakartan) sass and improvisational comedy. Lines like “Eh, lo pada ngapain sih?” (Hey, what are you guys doing?) became national catchphrases. Soleh did not imitate Julien; he inhabited him, creating a version of the character so beloved that many Indonesian millennials cannot hear Julien without expecting the local punchlines. This showcases how a skilled local actor can imprint a foreign character with a new, culturally specific soul.
Furthermore, the Madagascar 3 Indo dub achieved something rare: an enduring second life beyond the cinema screen. The film aired repeatedly on local television networks like RCTI and Trans TV, embedding itself into the weekend routines of an entire generation. Its most famous line—King Julien’s exaggerated “Kerasss… luar biasaaaa!” (Awesome… extraordinary!)—evolved into internet memes, WhatsApp stickers, and daily conversational slang. The film stopped being a “Hollywood movie” and became shared cultural property. This phenomenon illustrates that when a dub is executed with freedom and humor, it can achieve a level of cultural penetration that the original, locked behind a language barrier, never could.
In conclusion, the Indonesian dub of Madagascar 3 serves as a powerful testament to the art of localization. It defied the notion that a “good dub” is an invisible one. Instead, it succeeded by being loud, local, and unapologetically creative. By trading fidelity for flair, and celebrity director cameos for beloved local comedians, the Indo dub transformed a sequel about a traveling circus into a cornerstone of modern Indonesian pop culture. It remains a gold standard for how to import entertainment: not by translating words, but by translating laughter.
Film animasi populer dari DreamWorks, Madagascar 3: Europe's Most Wanted
, memiliki versi sulih suara (dubbing) bahasa Indonesia yang cukup spesial karena melibatkan deretan selebriti ternama tanah air. Versi ini pertama kali tayang perdana di saluran HBO Asia pada 8 Agustus 2013 untuk menyemarakkan hari raya Idulfitri. Daftar Pengisi Suara (Dubber) Indonesia
Untuk menghidupkan karakter-karakter ikonik ini dalam bahasa Indonesia, beberapa artis terpilih berdasarkan kepribadian yang dianggap cocok dengan karakter mereka: Alex the Lion : Diisi oleh Indra Bekti (menggantikan suara asli Ben Stiller). Marty the Zebra : Diisi oleh Kemal Mochtar (menggantikan suara asli Chris Rock). Melman the Giraffe : Diisi oleh Pandji Pragiwaksono (menggantikan suara asli David Schwimmer). Gloria the Hippo : Diisi oleh Regina Ivanova (menggantikan suara asli Jada Pinkett Smith). Vitaly the Tiger : Diisi oleh Aryo Wahab . Captain Chantel DuBois : Diisi oleh Fitri Tropica Title: More Than a Translation: How the Indonesian
. Dalam versi ini, Fitrop juga ditantang untuk menyanyi seriosa. King Julien the Lemur : Diisi oleh Robby Purba . Sinopsis Singkat Dalam seri ketiga ini,
, dan Gloria masih berupaya keras untuk kembali ke Kebun Binatang Central Park di New York. Perjalanan mereka membawa mereka melintasi Eropa, di mana mereka terpaksa bergabung dengan sebuah sirkus keliling untuk bersembunyi dari kejaran petugas kontrol hewan yang kejam, Kapten DuBois. Cara Menonton
Selain penayangan bersejarahnya di HBO, Anda dapat mencari ketersediaan film ini melalui platform digital seperti:
6. Verdict: Useful or Not?
Very useful for:
- Parents of young children
- Indonesian students practicing listening comprehension
- Fans of localization & translation studies
Not ideal for:
- Purists who want the original celebrity voices (Ben Stiller, etc.)
- Anyone looking for "dual audio" fan edits (those often break sync)
The Golden Era of Cartoon Dubbing in Indonesia
To understand the success of Madagascar 3 Dub Indo, we must look back at the early 2000s to 2010s. This period marked a golden era for localized dubbing in Indonesia. Unlike subtitles, which require reading speed, dubbing allowed children and families to enjoy Hollywood animations without language barriers.
Channels like HBO Asia and Cartoon Network Indonesia invested heavily in professional dubbing studios, hiring local voice actors who didn’t just translate lines but localized jokes, idioms, and cultural references. Madagascar 3 arrived at the peak of this trend. The first two Madagascar films had already established a fanbase, but the third installment—with its vibrant European setting and high-energy circus sequences—demanded a voice cast that could match the original’s emotion and comedic timing.
Madagascar 3 Dub Indo: Why the Indonesian Dubbed Version Remains a Fan Favorite
When DreamWorks Animation released Madagascar 3: Europe's Most Wanted in 2012, it was an instant global hit. The film followed Alex the lion, Marty the zebra, Melman the giraffe, and Gloria the hippo as they continued their journey back to New York, this time joining a traveling circus in Europe. While the original English version starring Ben Stiller and Chris Rock received critical acclaim, a specific version captured the hearts of millions across the archipelago: Madagascar 3 Dub Indo.
For Indonesian movie lovers, especially those who grew up in the 2010s, the dubbed version on HBO Asia, Blu-ray, and local streaming platforms is not just a translation—it is a cultural phenomenon. This article explores why the Madagascar 3 Indonesian dub remains superior to the original for many local fans, where to find it, and what makes a great dubbed animation in Indonesia.
The "Disney Channel" Effect and Rarity
Here lies the crux of the "Madagascar 3 Dub Indo" search phenomenon: Availability.
Unlike Shrek or Kung Fu Panda, which had official Indonesian dubs released on DVD by Microsoft or local distributors, Madagascar 3's best Indonesian dub was primarily broadcast on television. Specifically, Disney Channel Asia (which had an Indonesian audio track option) and Global TV were the primary sources.
This creates a lost media situation. The official Blu-ray and streaming versions (Netflix, Disney+ Hotstar) only offer Indonesian subtitles, not the beloved dubbing. When you search for Madagascar 3 on legal platforms, you get the English audio with Indonesian text. You do not get the voices of the local legends.
Therefore, the Dub Indo version exists primarily as:
- TV Rips: Old recordings from 2013-2015 uploaded to YouTube, often in 480p resolution with a watermark.
- Fan Archives: Hidden in Indonesian forums (Kaskus, IDWS) or Telegram channels dedicated to classic dubbing.
Memorable Localized Lines (Kutipan Legendaris)
A language purist might argue that the Indonesian dub is "inaccurate." They are right. It is not a translation; it is a localization. For example:
- Original: "You didn't break the cannon Mort, you broke the code." (Julien)
- Literal translation: "Kamu tidak merusak meriam, Mort, kamu merusak kode."
- Indonesian Dub: "Mort, lo bukan cuma banting meriam, lo banting aturan main!"
By using "Lo" (informal Jakarta slang) and "Aturan main" (rules of the game), the line feels organic to Indonesian street conversation.
Another legendary moment is Captain DuBois. In English, she sings "Non, je ne regrette rien." In the Indonesian dub, she mixes French gibberish with Indonesian threats: "Saya tidak pernah menyerah, polisi hewan gila ini akan menangkap kalian semua!" The sheer ferocity of the voice actress turned DuBois into a terrifying, yet hilarious, villain for local children.